MENGATASI MASALAH DENGAN SEDEKAH
Banyak berkah yang didapat dari Allah SWT setelah bersedekah. Salah satunya seperti yang dialami oleh Adi Wicaksono, karyawan di PT Bank QNB Kesawan, Surabaya, ini. Berikut kisahnya seperti yang dituturkan kepada Majalah Yatim.
Awalnya, saya adalah orang yang boleh dibilang pelit bila ada hal yang berhubungan dengan uang. Apalagi bila ada yang datang meminta-minta atau penarik sumbangan dari rumah ke rumah. Berbagai alasan akan saya keluarkan untuk menolak mereka.
Nah, suatu ketika ditahun 2005 silam, saya mendengarkan ceramah seorang ustadz kondang disebuah TV swasta. Saat itu beliau ditemani oleh salah seorang jamaah yang diundang untuk memberikan testimoni mengenai keajaiban sedekah yang telah dialami. Jamaah itu menceritakan ketika usahanya mengalami kebangkrutan, namun malah dianjurkan oleh ustad tersebut untuk bersedekah. Dan setelah itu, usahanya malah bangkit dan semakin sukses hingga sekarang. Dalam hati saya sempat bertanya, “Ah, apa iya?”
Sifat saya yang tidak begitu saja percaya seolah ingin membuktikan kebenaran cerita tersebut. Hingga pada bulan Juli 2005, saya diterima bekerja di salah satu bank swasta nasional. Pada penerimaan gaji pertama, saya mulai mendaftarkan diri menjadi donatur untuk anak-anak yatim di Yatim Mandiri. Dan setahun kemudian, ayah saya mendapatkan hadiah sebuah mobil Toyota Avanza pemberian dari adiknya. Subhanallah...
Dari situlah saya pun makin giat untuk bersedekah. Sampai suatu saat, saya sempat berkeinginan memberangkatkan haji kedua orang tua saya. Walau sepertinya sulit, saya tetap menguatkan niat dan berdoa kepada Allah SWT. Dan Alhamdulillah, dengan selang waktu yang tak lama, ayah dan ibu saya kembali mendapatkan hadiah naik haji yang seluruh biayanya kembali ditanggung oleh adiknya.
Allahu Akbar... Ternyata Allah SWT memang tidak pernah ingkar janji. Allah SWT langsung menunaikan janji pada umatNya yang bersedekah. Allah SWT juga melapangkan rejeki, yang bukan hanya materi, melainkan juga kesehatan, keharmonisan rumah tangga dan lainnya. Dan masih banyak hal ajaib yang saya peroleh atas ijin Allah SWT.
Seperti suatu hari, saya difitnah oleh salah satu perusahaan rekan ditempat saya bekerja, hingga dilaporkan ke kepolisian. Saat itu, saya memperbanyak istighfar dan sedekah, hingga kado pernikahan yang berupa kompor gas dan kulkas yang masih terbungkus rapi, saya sedekahkan pada guru saya. Proses hukum melalui Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan Negeri hingga ke Mahkamah Agung Jakarta saya jalani. Dan Alhamdulillah, saya dinyatakan tidak bersalah atas segala tuduhan.
Kemudian berkah ketika istri saya melahirkan putra pertama. Ia sempat tidak sadarkan diri, tekanan darahnya mendadak tinggi hingga harus dibawa ke Rumah Sakit yang lebih besar. Perawatnya sempat menyatakan bahwa salah satu atau bahkan keduanya (istri dan janinnya) harus dikorbankan. Namun, setelah menjalani operasiCaesar, Alhamdulillah sang jabang bayi dilahirkan tepat setelah saya menyelesaikan sholat Dhuhur. Akhirnya, bayi tersebut saya beri nama Muzakki.
Memang, tidak semua rencana kita berjalan mulus. Banyak cobaan datang menghampiri, tapi saya tetap optimis dan belajar dari pengalaman. Semoga Allah SWT selalu menjaga hati kita untuk istiqomah dan ikhlas dalam menjalankan perintahNya, seperti sedekah ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar